- Playgama /
- .io /
- Earthquake io
Earthquake io
Tentang Earthquake io: Simulator Bencana Fisika 3D yang Realistis
Earthquake io menempatkanmu sebagai pengendali kekuatan kehancuran bumi! Kamu bisa meluluhlantakkan kota, meruntuhkan gedung-gedung tinggi, dan menghancurkan segala hal di sekitarmu sambil bersaing melawan pemain lain. Berkat mesin fisika 3D yang super realistis, setiap struktur yang hancur akan pecah menjadi puing-puing secara detail, membuat simulasi keruntuhannya terasa nyata dan memuaskan saat terjadi secara *real-time*.
Kadang kamu bakal melihat pusaran besar di persimpangan jalan yang dikelilingi gedung warna-warni—abu-abu, biru, sampai kuning. Di momen lain, tumpukan reruntuhan persegi berserakan di sebelah bangunan kuning-hitam yang setengah hancur. Belum lagi pemandangan pohon-pohon merah muda yang unik dan jembatan melengkung merah di dekat bangunan bertingkat dengan atap hijau.
Cara Bermain Earthquake io
Misinya simpel: hancurkan seluruh kota dan jadilah yang paling besar dibanding pemain lainnya. Earthquake io menyediakan tiga peta berbeda buat kamu melampiaskan kekacauan!
Peta
- Kota kecil
- Kota besar
- Desa Jepang
Mode Permainan
- Mode Solo: main santai sendirian tanpa perlu pusing bersaing dengan pemain lain
Kontrol
- Geser (Swipe): kontrol untuk perangkat mobile
- Klik Kiri (LMB): kontrol untuk PC
Game Lain yang Mungkin Kamu Suka
Earthquake io berdiri tegak di antara .io terbaik, di mana persaingan *real-time* dan ambisi untuk jadi yang paling besar adalah kunci utamanya. Kalau kamu suka aksi melahap dan menghancurkan apa pun yang terlihat, Attack Hole bakal kasih kamu sensasi kacau yang sama saat kamu melahap senjata lalu memuntahkannya ke musuh raksasa. Buat kamu yang doyan mekanisme "makan buat tumbuh" dengan tambahan *upgrade* ukuran dan koleksi *skin*, Mine: Black Hole menyajikan kehancuran yang makin brutal di enam level menantang. Earthquake io juga sangat cocok masuk dalam kategori Lucu, di mana fisika yang gila-gilaan dan kekacauan kompetitif bikin setiap sesi main nggak pernah ngebosenin.
